Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta
alam. Shalawat dan salam atas Rasulillah Shallallahu 'Alaihi Wasallam,
keluarga dan para sahabatnya.
Tradisi di sebagian masyarakat, jika seseorang beli
kendaraan baru (motor atau mobil) ia mengadakaan selamatan. Ia mengundang
tetangga-tetangganya untuk berdoa dan makan bersama. Tujuannya sebagai bentuk
syukur atas nikmat yang baru didapat dan supaya kendaraan yang baru dibeli
membawa kebaikan dan dijauhkan dari bencana.
Tulisan ini tidak menyoroti acara selamatan tersebut,
tapi lebih ingin menyingkap bacaan doa atas kendaraan baru. Adakah doa yang
baik untuk diucapkan atas kendaraan tersebut?
Terdapat sebuah hadits Nabi Shallallahu 'Alaihi
Wasallam,
إِذَا تَزَوَّجَ أَحَدُكُمْ امْرَأَةً أَوْ اشْتَرَى
خَادِمًا فَلْيَقُلْ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا
جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَمِنْ شَرِّ مَا جَبَلْتَهَا
عَلَيْهِ
Apabila salah seorang kamu menikahi wanita atau
membeli budah hendaknya ia membaca, ‘Allaahumma innii as-aluka khairaha
wa khaira maa jabaltahaa ‘alaihi wa a’uudzu bika min syarrihaa wa min syarri
maa jabaltahaa ‘alaihi’ (Ya Allah sesungguhnya aku memohon kebaikannya
dan kebaikan apa yang Engkau ciptakan pada dirinya. Dan aku memohon
perlindungan kepada-Mu dari keburukannya dan keburukan apa yang Engkau ciptakan
pada dirinya).” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah)
Keterangan yang lain, laki-laki meletakkan tangan
kanannya di ubun-ubun istrinya seraya berdoa dengan doa di atas. Tambahan di
Sunan Abi Dawud,
وَإِذَا اشْتَرَى بَعِيرًا فَلْيَأْخُذْ بِذِرْوَةِ
سَنَامِهِ وَلْيَقُلْ مِثْلَ ذَلِكَ
“Dan apabila ia membeli unta hendaknya memegang
punuknya dan membaca seperti di atas.”
Sedangkan mobil termasuk kendaraan, sefungsi dengan
hewan kendaraan seperti unta, keledai dan lainnya. Karenanya, disunnahkan
berdoa memohon kebaikan dan berlindung dari keburukan kendaraan yang baru dibelinya
itu.
Berdoa memohon keberkahan pada kendaraan juga
disyariatkan. Khususnya saat berharap kendaraan menjadi sarana Allah limpahkan
kebaikan dan supaya dihindarkan dari pengaruh ain (pandangan mata yang buruk)
yang berasal dari hati yang dengki.
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam
bersabda:
إِذَا رَأَى أَحَدُكُمْ مِنْ أَخِيهِ وَمِنْ نَفْسِهِ
وَمِنْ مَالِهِ مَا يُعْجِبُهُ فَلْيُبَرِّكْهُ فَإِنَّ العَيْنَ حَقٌّ
"Apabila salah seorang kalian melihat
kekaguman pada saudaranya, pada dirinya, dan hartanya, hendaknya dia mendoakan
barakah untuknya, karena pengaruh 'ain itu benar adanya." (HR. Ahmad
3/447, al-Hakim 4/215 dan dishahihkan oleh Al-Albani dalam al Silsilah al
Shahihah no. 2572 dan al Kalim al Thayyib no. 244)
Mengucapkan Maa Syaa Allahu Laa Quwwata Illaa
Billaah (Sungguh atas kehendak Allah semua ini terwujud, tiada kekuatan
kecuali dengan pertolongan Allah) juga dibolehkan, khususnya, saat dirinya
takjub dengan keindahan nikmat barunya itu. Dalilnya, firman Allah Ta'ala dalam
surat al-Kahfi,
وَلَوْلَا إِذْ دَخَلْتَ جَنَّتَكَ قُلْتَ مَا شَاءَ
اللَّهُ لَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ
"Dan mengapa kamu tidak mengucapkan tatkala
kamu memasuki kebunmu Maa Syaa Allaah Laa Quwwata Illaa Billaah (Sungguh atas
kehendak Allah semua ini terwujud, tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan
Allah)." (QS. Al Kahfi: 39)
Diriwayatkan dari Anas bin Malik Radliyallah 'Anhu,
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda: "Siapa yang
melihat sesuatu yang membuatnya kagum, hendaknya dia berucap: Maa syaa Allaah
Laa Quwwata Illa Billaah (Sungguh atas kehendak Allah semua ini terwujud, tiada
kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah) karenanya dia tidak tertimpa
kedengkian 'Ain." (Hadits ini sangat lemah) Imam al Haitsami berkata,
"Diriwayatkan oleh Al-Bazzar dari riwayat Abu Bakar al Hudzali, dia
seorang yang sangat lemah. (Majmu' al Zawaid: 5/21.
Kesimpulannya, berdoa kepada Allah meminta kebaikan
pada kendaraan yang baru dibeli dan dijauhkan dari keburukan yang ada padanya,
itu dibolehkan. Di antaranya dengan doa-doa di atas, doa keberkahan, dan doa
karena ta’ajub melihat keindahan kendaraan yang dimilikinya. Wallahu A’lam.

0 komentar:
Posting Komentar